Showing posts with label sajak. Show all posts
Showing posts with label sajak. Show all posts

Sunday, April 2, 2023

Sajak Untuk Chelsea (Echi)

 

 

Kepada senja sebelum gelap tiba, berbisiklah padanya; gelap hanya sementara. Jutaan bintang adalah pelita, selalu ada teman di kala duka.

Kepada gemuruh sebelum petir, teriaklah padanya, tak perlu ada yang ditakutkan pada takdir. Setiap getir pasti akan berakhir.


Kepada gulita sebelum surya tiba, katakan padanya; terik takkan mampu membakar mimpinya. Beranilah melawan dunia, teduh akan selalu menjaganya.


Kepada awan sebelum datang hujan, aku menitipkan pesan; pelangi tak selalu mennjanjikan. Bukan berarti keniscayaan adalah keabadian. Kebahagiaan kitalah yang ciptakan.

Batu, 02 april 2023

Bagus Rochadi

 

Wednesday, July 7, 2021

SAJAK PERLAWANAN


Dia yang terus melawan, akan kesepian
Dia yang terus melawan, akan  diasingkan
Bahkan bila perlu harus  dihilangkan.

Kami yang di kiri dihabisi
Di kanan di jejali taik ideologi dibungkus demokrasi
Oposisi berarti tak mendapat jatah menteri. Tunduk tak lebih menjadi budak penguasa dinasti

Akademisi menghamba pada politisi
Mahasiswa tak lebih dari mencaci maki dan anarki.

Maaf kepada yang terbaring di karawang bekasi.
Reformasi seakan tak berarti
Korupsi mewabah negeri, koruptornya pun adalah elite berdasi.

Bukan hal yang mudah melawan ketidak-adilan
Namun bukan hal sulit untuk melawan kezaliman
Keterbatasan bukan alasan untuk tak bisa memperbaiki peradaban.


Batu, 6 juli 2021

Bagus Rochadi

Friday, October 2, 2020

RINDU

Tertinggal oleh masa lalu, rindu tak jemu menggerutu. Gejolak hati beradu tak menentu, terpisah jauh oleh ruang dan waktu.

Merenungkan perjumpaan, betapa singkatnya pertemuan. Lara merajam berkepanjangan oleh kehilangan.

Bagaimana aku dapat menjelaskan keadaan, sedangkan tak ada sedikitpun kesempatan. Ataukah diantara kita sudah tak ada saling pengertian?

Kini disinilah aku berada. Sendiri mengeja kisah-kisah kita, tanpa koma, tanpa jeda. Kutulis sebagaimana aku bisa, sebelum ingatanku mengabur dan sirna.

Terima kasih pernah ada, menyalakan nyaliku melawan dunia. Maaf apabila takdir menentukan berbeda. Terlantun doa doa, semoga engkau baik baik saja dan senantiasa berbahagia.

Bagus Rochadi

Batu, 3 oktober 2020

Bagus Rochadi. Powered by Blogger.

You can replace this text by going to "Layout" and then "Page Elements" section. Edit " About "